Selalu menjadi pilihan yang tidak saya sukai ketika harus berjumpa dengan yang namanya perpisahan. Perpisahan dengan apa saja dan dengan siapa saja.
Sebenarnya saya selalu menyukai perubahan dan hal-hal baru dalam hidup saya. Tapi ketika bertemu dengan perpisahan, selalu saya sedih bukan kepalang (duuhh..berlebihan gak ya?). Seperti sepekan lalu ketika saya harus berpisah dengan istri pertama saya (tapi insya Alloh belum berniat untuk nambah lagi, he2). Saya harus kembali ke Ternate karena cuti saya sudah habis, sedangkan istri saya harus pergi ke Jakarta karena ada panggilan untuk ngantor di salah satu Kantor Pelayanan Pajak di sekitar Mampang. Jadilah saya kembali ke status semula. Bujangan. Meski sekarang status itu sudah (sedikit) berubah karena orang-orang menyebut saya dan yang senasib dengan saya sebagai "Bujang Lokal".
Memang, tidak mudah bagi pasangan suami istri apalagi yang baru 3 pekan menikah seperti saya untuk berjauh-jauhan. Apalagi jauhnya antara Jakarta-Ternate yang apabila dilihat dengan peta pun sudah kelihatan sangat jauh. Yah, bagaimanapun kami menganggapnya sebagai sesuatu yang harus kami jalani. Dan sebagai orang yang beriman, tentu kami akan selalu mengambil ibroh dari setiap kejadian yang kami alami.
Sedikit puisi (yang sepertinya) kurang cerdas untuk istriku yang sangat cerdas dan menggemaskan...
Memang, tidak mudah bagi pasangan suami istri apalagi yang baru 3 pekan menikah seperti saya untuk berjauh-jauhan. Apalagi jauhnya antara Jakarta-Ternate yang apabila dilihat dengan peta pun sudah kelihatan sangat jauh. Yah, bagaimanapun kami menganggapnya sebagai sesuatu yang harus kami jalani. Dan sebagai orang yang beriman, tentu kami akan selalu mengambil ibroh dari setiap kejadian yang kami alami.
Sedikit puisi (yang sepertinya) kurang cerdas untuk istriku yang sangat cerdas dan menggemaskan...
Cintaku...
Bahkan aku selalu kehilangan kata-kata untuk sekedar menggambarkan keindahanmu
Anugerah Alloh yang tidak akan cukup terlukiskan hanya dengan untaian kata dalam puisi yang panjang
Dan akupun hanya bisa bilang
I Love U...
Sayangku...
Tidak ada yang kuinginkan sekarang keciali mencitaimu
Tentu dalam ketaatan kepadaNya
Membelaimu dalam naungan kasihNya
Mendekapmu dalam bingkai cintaiNya
Menjagamu dengan segenap pertolongan dariNya


0 Comments:
Post a Comment